hallo blog udah lama gak mosting setelah sakit dbd yang buat semuanya berantakan, itu kabar buruknya dan kabar baiknya, aku punya pacar, howreeee!!!
siapa nama pacarku? namanya mzulfitraakbar M nya bukan marihot dan dia bukan sekolah di santa maria. hahaha. dia sekolah di as-shofa ituloh sekolah islam lebih tepatnya. kenal dia itu dari? dari mana ya? kasih tau gak ya? kenal dia itu..
waktu itu aku promote diri aku sendiri di bb rizka, kata si fitra sih dia invite aku waktu itu, tapi entah karena aku langang atau lagi bdmd aku decline deh, jadinya dia re - invite lagi terus aku accept pas copa, dari situ sih pertama kenalnya. pertamanya gak deket tapi gatau kenapa juga bisa deket mungkin ini yang di namakan takdir muallaq :D
waktu malam sehari sebelum aku sakit dia bbm aku dan berkata "mora" dah dari situ deh mulainya sampe aku masuk rumah sakit gara gara nyamuk kami juga bbman. dan deket deket teruus
seminggu lebih setelah aku ga sekolah, akhirnya aku masuk juga bertepatan dengan pemotongan sapi di sma 8 tercinta tepatnya tanggal 7 november 2011. aku yang waktu itu mau pulang tiba - tiba 2 syaiton ini nahan aku pulang yaitu diba si gendut dan rizka si galau. eh rupanya si fitra udah di depan sma 8. tepatnya di deket abang yang jual es kelapa yang enak itu si fitra dor - dor. terus yaudah deh jadian deh. hahaha.
seperti cerita di cinderella, maunya sih seneng mulu semoga seneng terus dan tahan lama deh. amin :)
Muhammad Zulfitra Akbar
Separuh Masa Laluku
Hai kamu disana
apa kamu bahagia?
aku harap begitu untukmu :)
namun aku tidak, aku bingung
entah mengapa aku selalu mengingatmu
mengingat semua yang harusnya dilupakan
melupakan semua yang harusnya aku ingat yaitu kesakitan yang kamu beri
aku bukan pemaaf tapi aku sayang
aku bukannya benci tapi aku sedih
sedih kehilanganmu
kamu yang dulu selalu menjagaku :'(
kamu yang disana
apa kabarmu?
semoga kesehatan untukmu
wajahku berubah ketika mendengar namamu
kelihatan benci tapi aku sedih
sedih karena ku tau, kamu sudah menghapusku
kamu tau tidak?
sepertinya kamu tidak perlu tau
jika kamu ingin tau
pikirkanlah olehmu sendiri
munafiknya aku selalu berkata
"aku baik - baik saja"
aku hanya seorang wanita munafik
selamat malam masa laluku
tidur yang nyenyak
semoga kamu bermimpi
bangunlah dengan ceria
sekolahlah dengan semangatmu
ketika sore, bercengkramalah dengan hobby mu :)
selamat untuk prestasimu
bukan I LOVE YOU tapi ********** YOU
mengalah kepada hobby untuk prinsip
menari memang hobby dari dulu,khususnya menari melayu. sejak SD, SMP selalu ikut menari, selalu ikut lomba. entah darimana bakat ini mengalir. mengalir begitu saja dan menjadi kecintaan diri sendiri. menari itu sudah menjadi kesenangan sendiri. ketika menari rasanya sangat menyenangkan dan juga buat hati gembiraa.
tetapi ketika SMA, aku memutuskan untuk mengenakan jilbab. dan tetap masuk ke ekskul menari. aku pikir dengan mengenakan jilbab toh masih tetap bisa mengenakan jilbab. tetapi tidak, saat seleksi untuk penampilan. ibu pembimbing berkata "kita nampil lepas jilbab, yang memakai jilbab mau kan buka jilbab?" aku tersentak mendengarnya. diam dan memutuskan untuk tidak ikut dalam penampilan itu. bukannya aku takut kena marah ayah dan ibu tapi aku merasa malu untuk membuka jilbab ini lagi karna ini prinsip ku. hidup harus konsisten dan berperinsip. jika aku harus mengorbankan hobby yang sudah menjadi kecintaanku demi prinsip ini? insyaallah aku ikhlas :)
Jeritan Sang Sastrawan

kiniku berteman dengan debu
debu yang tersambar angin
kiniku tinggal kenangan
kenangan atas karya tak terjamah
kiniku tinggal nama
nama yang tak bergelar
aku memang seorang perangkai kata
sang pemuja pena
aku pun sang pecinta kertas
aku terbiasa berkiasan
terbiasa berandai
tapi kini.. aku tak bisa mengiaskan perasaanku
tak bisa berandai akan karyaku tersentuh kembali
aku seorang senang berkhayal
berkhayal akan karya yang tersentuh
kini aku tak dianggap
aku kini bagaikan sampah tak berguna dibuang tiada ampun
bagaikan dedaunan berguguran akibat musim
atas karyaku aku disini
atas cintaku kepada sastra
atas budiku pada pertiwi
kupersembahkan puisi ini
Cerpen (forgiven)
Ketika cinta memang sudah terlambat dan tidak ada kesempatan kedua untuk mencintai seseorang yang dulu mencintai kita, dan kita yang tidak sadar betapa cintanya begitu dalam untuk kita. Kini ia sudah menutup rasa itu dan tak mau mengingat kita lagi. Akankah cinta tak harus memiliki itu memang nyata?
Ketika SMA dulu Raisa namanya, perempuan yang menjadi sasaran hampir semua lelaki di sekolah itu. Sewaktu ia putus dari pacar yang dia sayangi, banyak yang mendekatinya terutama seniornya. Banyak pula yang ditolak karena ia masih mengingat mantannya itu.
3 sahabat Abi,Indra,Nino. Secara tidak sengaja mereka terpikat dengan kecantikan dan keramahan Raisa. Mereka pun mendekati Raisa, yang berawal dari saling bersms-an. Awalnya raisa merasa sangat terganggu dengan keadaan ini, mereka mendekati Raisa terlalu over sekali. Raisa juga merasa segan dengan senior perempuannya karena ia dekat dengan senior laki - laki. Semakin lama hubungan mereka semakin dekat. Abi,Indra dan Nino pun terus mendekatinya secara bersamaan. Setelah beberapa lama dekat, ternyata Raisa mulai tertarik dengan Indra karena Wajah gantengnya, ia juga tertarik dengan Nino yang terkenal disekolahan, sedangkan Abi, ia hanya menganggap rendah Abi.
“dari antara 3 orang itu kamu pilih yang mana?” kata Raka sahabatnya, “aku sih suka sama ka Indra karena dia tuh ganteng terus ka Nino dia kan juga terkenal.” Kata Raisa. “ ka Abi gimana sha?” “ka Abi aku ga suka ka, yah bukan tipe akulah, tapi dia ngesms-in mulu nih.” “sha, nilai kasih sayang orang itu jangan dari fisik, tapi dari hati. Bahagiain diri kamu jangan Cuma dari pandanganmu aja, perasaan kamu harus bahagia juga, itu baru kasih sayang tulus.” Kata Raka. Tetapi Raisa hanya menerima tanggapan Raka dan langsung pergi. Semakin lama mereka semakin dekat. Lagi lagi Abi lah yang selalu menerima juteknya Raisa, ketika Raisa dengan Abi ber sms-an ia menjadi dirinya, tidak ada yang ditutupi, semua sifatnya keluar yang jelek maupun baik, tetapi jika bersama Indra atau Nino ia selalu bersikap baik, sehingga terlihat sempurna.
Tidak beberapa lama mereka dekat, ternyata Indra dan Nino sudah jarang mendekati Raisa lagi. Abi lah yang sekarang mendekatinya, justru Indra dan Nino menyuruh Raisa untuk menerima Abi, tetapi dalam hatinya berkata “kenapa harus Abi padahal aku menyukai Indra dan Nino.” Raisa pun selalu bersikap cuek kepada Abi karena ia ingin jika Abi tidak mendekatinya lagi dan masih berharap agar Indra atau Nino mendekatinya. Berkali – kali Abi mengatakan cinta kepada Raisa tetapi raisa tetap menolak, entah apa alasannya, hanya karena Abi itu tidak ganteng tetapi hatinya sangat baik.
Akhirnya Abi pun menyerah dan tidak pernah mengabari Raisa lagi sejak Abi lulus dari SMP, tidak seperti alumni yang lain, Abi seperti benar – benar menghilang, memang ia bersekolah di suatu SMA favorit tetapi saat reuni SMP pun Abi sama sekali tidak kelihatan. Raisa mulai bingung dan penasaran keberadaan Abi. “la, kamu tau ngga kak Abi kemana?” tanya Raisa kepada Lala “aku gak tau sa, dia menghilang aja gitu.”
Sampai di suatu saat, ketika Raisa sedang mengecheck twitter. Tiba – tiba ada tweet seniornya “semoga cepat sembuh Abi” dan senior yang lain pun menulis seperti itu. Tersentak Raisa terdiam dan bingung. “Kak Abi kenapa? Dia Sakit apa?” dengan cepat Raisa pun mengambil hp dan sms kak Abi “Kak Abi ini Raisa, kakak sakit apa kak?” tetapi sms Raisa pun tak kunjung di balas. Untuk menanyakan kabar Kak Abi kepada Senior yang lain pun dia segan. Akhirnya berita itu santer tidak terdengar lagi. Kemudian ketika ia melihat twitter juga “semoga berhasil operasinya Abi.” Ia merasa semakin tidak beres. Akhirnya ia beranikan diri untuk menanyakan kepada Nino. “kak, boleh nanya ga?” “boleh,kenapa dek.” “kak Abi sakit apa sih kak?” “kalau mau tau tentang itu, bagusnya kamu liat aja di blognya.”
Raisa pun melihat blog Abi, disana Abi menuliskan bahwa ia menderita sakit kanker tulang hingga ia harus menghentikan hobbynya main bola dan ia pun harus menghentikan untuk mendapatkan cintanya kepada seorang wanita karena tidak akan mungkin bisa baginya untuk berjalan – jalan bersama menikmati waktu bersama. Ia membuat inisial R di blognya dan bercerita bahwa wanita ini adalah wanita terakhir yang ingin ia jaga tetapi apa daya ia tidak bisa menjaganya, ia tidak ingin munafik ia ingin juga menjaga seseorang yang dia sayang walaupun itu terbatas.
Karena penyakitnya semakin parah dan berjalan pun ia sudah tidak bisa lagi, ia pun menghentikan semua aktivitasnya ia suka menyendiri dan suka minder dengan yang lain. Setelah membaca blog Abi itu ia langsung meminta tolong kepada Nino dan Indra untuk menemaninya bertemu dengan Abi. Jujur di perasaannya terdalam ia menyesal mengapa ia tidak pernah memberi kesempatan Abi, ia juga sadar Abi lah orang yang sangat tulus untuk menjaga dan menyayangi dirinya, jika ada kesempatan kedua ia ingin sekali menjaga Abi.
Raisa pun datang menemui Abi, abi yang kakinya kini sudah tidak bisa berjalan dan kodisinya semakin lemah ini hanya bisa terbaring di tempat tidur. Raisa pun berbincang dengan Abi. Tetapi Abi bersikap dingin kepada Raisa, Raisa pun kembali pulang. Ia tidak tahu mengapa Abi seperti itu mungkin saja karena kesalahannya di masa lalu. Raisa pun tidak bisa berbuat apa – apa lagi.
Sebelum Abi dioperasi di Luar Negri, dia menelfon Raisa dan berkata “raisa, seandainya saja penyakit ini tidak ada di tubuhku mungkin sampai saat ini aku masih mengejarmu, tapi Tuhan tidak mengijinkanku untuk mengganggu hidupmu sa, aku sayang kamu aku ingin mejaga kamu terus tapi gak mungkin, dan aku tidak mau kamu menjagaku, karena aku hanya bisa menyusahkanmu bukan membahagiakanmu. Doakan aku pulang dengan membawa kesembuhan untukmu, tapi jika aku pulang membawa kematian, maafkan aku, aku menyayangimu.” Menerima telfon itu Raisa menangis dia sangat merasa bersalah sekali. Ia pun terus berdoa untuk kesembuhan Abi tapi apa daya ketika operasi selesai beberapa hari kemudian Abi meninggal dunia.
Tiada lain Raisa hanya bisa menangis dan meratapi kebodohannya, ia hanya bisa mengambil pelajaran dari kisahnya ini bahwa “jangan pernah sia – siakan kasih sayang orang, karena kasih sayang datang bukan karena dicari tapi kasih sayang itu datang karena ditemukan, dan saat kita menemukannya jangan pernah menyianyiakannya.” “jangan berharap ada kesempatan kedua jika kesempatan pertama kita siasiakan”
Cerpen (3 kali kata maaf 3 kali perpisahan)
Masa remaja diliputi dengan cinta, cinta tidak mengenal apapun, usia, jarak ataupun perbedaan. April murid kelas 1 SMA yang sangat tulus menyayangi seorang lelaki yang memiliki perbedaan dengannya. Yang bernama Aldo seorang keturunan chinese dan beragama kristen, yang juga sangat menyayangi April dengan tulus.
Aldo adalah adik kelas April di SMP, tetapi karena Aldo mengikuti program akselerasi mereka menjadi satu angkatan. Awalnya Aldo hanyalah meminta tolong kepada April untuk suatu tugas, tetapi dari situlah awal mereka sering berkomunikasi lewat sms atau bbm. Shinta yang baru disakiti oleh mantannya merasa senang akan kehadiran Aldo yang selalu menemaninya. “ na, kayaknya aku udah suka deh sama Aldo.” “serius pril, Aldo? Tapi dia anak basket lagi loh pril.” Kata nana. April memang thrauma berpacaran dengan seorang pemain basket, karena ia sering dicuekin karena basket. “tapi dia baik na, baik bangeet” “terserah ajasih pril.” Semakin lama hubungan kedekatan mereka semakin terdengar di sekolah, terkadang April sering diejekin ketika lewat kelas Aldo begitu pun dengan Aldo. Semakin lama sms mereka semakin tidak bisa putus. April pernah berpikir “ Cara melupakan cinta lama itu dengan hadirnya cinta baru” april berpikir kalau Aldo adalah cinta baru itu. Tetapi hal itu sempat membuat April sedih dan tidak mau lagi dekat dengan Aldo karena teman April yang bernama Fajar berkata “ Pril, si Aldo deket loh sama si Mutia” tersentak April terdiam dan berusaha bersikap santai walaupun di hatinya sangat sakit “ eh iya ya jar? Terus apa hubungannya sama aku?” “ ooh nggak pril, kan kamu suka sama dia, katanya si Aldo sih mau nembak Mutia” lagi lagi april hanya bisa terdiam dan berusaha ngalihin pembicaraan. Dan dia berpikir “ Cinta itu bukan paksaan tapi ketulusan, cinta is following you” dia hanya bisa berpikiran positif seperti itu, walaupun dia sangat cemburu.
Saat Aldo tanding basket, Aldo meminta ia untuk menontonnya “nyu, biar menang nonton dong.” “eh iya ya co? Nanti kalo kalah aku ga nanggung ya? “ “Pasti menang” kata Aldo. Akhirnya April datang untuk menonton basket untuk menyemangati sekolahnya dan lebih tepatnya menyemangati Aldo. Seperti dia baca di Twitter bahwa “pemain basket itu lebih semangat jika ditonton oleh orang yang dia sayang.” Tetapi ia melihat Mutia lebih semangat di bandingnya “ca, liat deh si mutia kayaknya dia sama Aldo emang saling suka deh dan emang mau jadian.” “udah deh pril, si mutia itu emang nganggep semua orang yang deket sama dia itu suka ca.” “iyadeh ca” april berkata kepada ica sahabatnya. Hampir setiap pertandingan April selalu datang untuk menyemangati Aldo. Tetapi sewaktu Semi Final ternyata kalah bukan karena bagus tetapi karena kurang beruntung, Aldo yang sangat kecewa dan April pun menyemangatinya “ tidak semua pertandingan harus berakhir dengan kemenangan, tetapi kekalahan ini awal dari diri kita untuk memperbaiki diri maupun permainan untuk mengekhirinya dengan kemenangan.” “iya makasia pril, udah nyemangatin aku, kata – kata kamu emang benar harus banyak instropesi diri.” Kata Aldo.
Akhirnya pada tanggal 6 bulan 5 tahun 2011 dan pada jam 23:33 Aldo mengirimkan sebuah voice note yang berisi “pril, aku suka kamu, kamu mau gak jadi cewek aku?” dan April pun menjawab mau. Dan resmilah mereka pacaran, awalnya April masih mengingat mantannya, tetapi dia tau bahwa itu tantangan awal pacaran. Hubungan mereka ini awalnya banyak yang menentang karena perbedaan agama. Tetapi Aldo membantah “Aku sayang dia, tentang perbedaan kami bisa memahami satu sama lain.” Itu kata Aldo kepada teman – temannya.
Baru sekitar 10 hari pacaran Aldo sudah memutuskan hubungannya dengan April karena ia melihat Blog April yang menceritakan tentang sebuah pelampiasan dan hanya rasa kasian kepada seseorang. Aldo merasa bahwa itu untuknya tetapi sebenarnya salah itu bukan untuk Aldo itu adalah berbagai cerita teman – teman April. “pril,kita putus aja ya, aku gamau jadi pelampiasan kamu ga mau jadi bahan kasianin kamu, maaf aku harus mengambil keputusan ini.” April sudah berusaha untuk menjelaskan tetapi tetap saja Aldo tidak mau dengar, akhirnya mereka pun putus.
Tetapi Aldo tetap belum bisa melepaskan dirinya dari April ia tetap rajin menanyakan kabar April. Ia berkata “ aku belum bisa lepas karena aku masih sayang.” “do, aku jujur ini, itu tulisan bukan untuk kamu, itu cerita teman – teman aku, tolong percaya sama aku.” April menjelaskan. Sejak penjelasan itu Aldo pun percaya dan meminta balikkan kepada April. Sejak itu hubungan mereka sangat baik, mereka sangat menikmati dan juga mereka sangat menyayangi satu sama lain. Dan ia berkata “pril, maafin aku yang sempat mengecewakan kamu dengan sifat ke kanak – kanakanku.”
Sampailah pada saat pengumuman kelulusan dan mereka dinyatakan lulus SMP, April yang sudah keterima di suatu SMA sudah merasa lega, dan kini tugasnya adalah menyemangati Aldo. Ketika penerimaan murid Aldo ternyata sekolah yang sangat diimpikan Aldo ia tidak bisa masuk disana. “ sayang, semua sekolah itu sama aja, tergantung bagaimana potensi kita di sekolah itu.” “ tapi tetap aja yang, aku udah ngecewain mama lagi.” Kata Aldo “ sekarang kamu ngecewain mama, dan kamu harus niat di diri kamu kamu gamau mengecewakan lagi, kamu harus berprestasi di sekolah itu.” “ iya ya sayang? Aku harus banggain mama aku, makasih semangatnya sayang.” Kata Aldo.
April pernah berjanji bahwa SMA nanti ia akan mengenakan kerudung, ia pun berkata kepada Aldo. Ia sudah pasrah saja, Aldo masih menerimanya atau tidak. “ do, aku sudah niat sama diri aku sendiri kalau SMA ini aku mau pakai kerudung dan selalu aku pakai ga pernah lagi aku buka, apa kamu masih bisa nerima aku dengan keadaan ini?” kata April “pril, kalau kamu mau pakai kerudung ya pakai aja, malah baguskan, tapi jangan dibuka lagi ya sayang, harus di pakai terus aku gamau kamu di bilang orang pakai kerudung Cuma MPO aja ya.” “ kamu ga risih kalau jalan sama aku nanti kita kan beda yng.” “Tuhan itu satu yang, tapi Cuma cara kita aja untuk beribadah kita yang beda. Yakan.” Kata Aldo. April hanya bisa terdiam dan ga menyangka kalau Aldo bisa menerima perbedaan ini, ia sangat kagum dengan pemikiran Aldo yang sangat menghormati perbedaan diantara mereka.
Sejak sekolah mereka berbeda mereka mulai jarang bertemu, mereka hanya berkomunikasi lewat sms,bbm atau telfonan. Kini Aldo sudah mulai sibuk dengan rutinitas basketnya. Ia sangat terobsesi dengan basket dan sangat ingin mengikuti pertandingannya. April sempat berkata “ Basket is your life.” Tetapi Aldo menyangkalnya “ Basket bukan hidup aku sayang, itu hobby aku. Hidup aku adalah membahagiakan orang yang aku sayang.” April pun memahami dan senang jika itu pikiran Aldo. Tidak jarang pula April cemburu dengan Aldo. Dengan hubungan mereka yang seperti itu mereka pun mulai bosan. Beberapa kali mereka membuat janji untuk jalan dan Aldo selalu membatalkan karena latihan basket. Terkadang April menangis karena rindu dan sampai berdoa “ya allah sampaikan kepada Aldo kalau aku kangen dia.” Aldo marah kepada April karena sering membalas sms singkat. April berbicara dalam hati “terlalu banyak yang mau aku ceritain ke kamu dan terlalu sederhana jika hanya lewat teks.” Aldo pun mengambil keputusan untuk putus kepada April karena ia tidak bisa jadi yang diinginkan April “ maaf sebelumnya pril, sepertinya kita lebih baik sahabatan aja, aku tidak bisa jadi yang kamu mau, maafin aku pril.” Kata Aldo . April hanya bisa menangis dan kadang berpikir “ aku hanya ingin bertemu apakah itu sulit? Sekali saja, walaupun hanya tatap muka, rasa rindu ku akan lebih terobati.” Dan ia terus berpikir . Aldo sering main bersama temannya di dekat sekolah april, tetapi ia mengapa tidak ada inisiatif, untuk bertemu denganku? Sesibuk itukah ia? Lagi – lagi April hanya bisa menerima semua keputusan Aldo.
Tetapi tetap saja Aldo belum bisa lepas dari Aldo, Aldo berjanji akan merubah sikapnya dan akan meluangkan waktunya untuk April. Dan Aldo pun meminta untuk Balikan kepada April, dan April pun mau. Hubungan mereka pun baik dan juga sudah sering bertemu. Lebih sering menyemangati.
Pada suatu saat ketika mereka sedang jalan berdua, April yang menggunakan kerudung dan berjalan bersama Aldo. Tiba – tiba mereka bertemu dengan mama Aldo. Mama Aldo terlihat tersenyum terpaksa dan langsung pergi. Sebelumnya mereka tidak mengira apa – apa.
Ketika sampai dirumah, mama Aldo berbicara dengan Aldo “ do, siapa cewek yang tadi itu?” “pacar aldo ma, kenapa ma?” “ mama, ga suka kamu berpacaran dengan dia, bagaimana pun kamu harus tau. Kita dan dia beda dan ga akan bisa menyatu. Putuskan dia do sebelum semuanya terlambat, ini masalah agama bukan main – main.” “ tapi ma, dia itu baik, semua agama mengajarkan kebaikan kan?” ”semua agama memang mengajarkan kebaikan, tetapi kita terlahir beda dengan dia do, mama ga mau tau, kamu harus putus dengan dia.” Kata mama Aldo.
Dengan itu semua Aldo hanya bisa diam dan termenung, “kenapa aku dan dia harus terlahir beda, dan kenapa perbedaan kami tidak bisa menyatu, mengapa aku harus terlalu menyayanginya? Kenapa aku hanya menemukan kasih sayang di dirinya? Kenapa ini harus terjadi, harus aku meminta maaf lagi untuk mengakhirinya semua lagi?”
Aldo pun membuat janji untuk bertemu dengan April untuk membicarakan masalah ini, ketika mereka bertemu. “ pril, kamu cantik memakai kerudung, aku suka itu.” “ maksud kamu apa do?” “kita ini beda pril, aku ga bisa milikin seseorang yang cantik memakai kerudung.” April hanya bisa terdiam dan dia sadar memang itu kenyataannya. “ aku juga seperti itu do, aku memang tidak bisa memiliki seorang yang gagah memakai kemeja jika ia ingin pergi beribadah.” “ maaf maaf maaf, ini kata maaf ketiga kalinya yang aku ucapkan untuk kamu pril, kita memang ga bisa untuk memiliki, iman yang memisahkan kita, dan kita tidak bisa lawan itu pril aku sangat sangat minta maaf pril.” “ iya do, pertama kedua kata maaf itu terucap mungkin masih bisa membuat kita menyatu tetapi kata maaf ketiga ini memang memaksa kita untuk tidak bisa menyatu.” “ untuk terakhir kalinya aku sayang kamu pril, maafin aku ga bisa menjadi seorang yang akan jagain kamu selamanya.” “ aku tau itu do, aku juga sayang kamu, semoga kamu mendapat seorang yang memang hidupnya untukmu.”
Mungkin masalah percintaan apapun dapat terselesaikan dari keegoisan, cemburu, kecuekan, perselingkuhan sekali pun bisa terselesaikan. Tetapi jika masalah iman. Memang cinta ini harus mengalah. “carilah cinta yang halal” jika iman kita berbeda tidak akan terciptakan kehalalan cinta itu. Aldo dan April akan selalu menjadi sahabat yang halal tetapi bukan menjadi pasangan hidup halal.
By : AMA
Sejarah Terbentuknya Tompel di Pipi Saya
pernah melihat sesosok benda hitam di pipi sebelah kanan saya? ya kata orang itu TAIK LALAT, ada yang bilang juga itu sebuah TOMPEL. sebenarnya yang mana yang benar? faktanya sewaktu lahir pipi saya mulus, tanpa ada kotoran yang disebut taik yang dibuat oleh binatang yang bernamanya lalat. tetapi sejak umur saya 3 bulan siluman hitam ini mulai menempel dan mulai betah di pipi saya sampai sekarang dan untuk selamanya. tetapi untuk siluman hitam penghuni pipi saya ini mempunyai ceritanya sendiri.
kata mama, sewaktu 3 bulan tiba - tiba ada sebuah bekas seperti gigitan nyamuk, karena tidak hilang hilang, mama yang sifatnya agak geram gemes. akhirnya dengan tega menggaruk dan mengelopek itu, padahal aku gak ngerasa gatal atau apalah gitu ( emang aku ngerasa ) setelah mama mengelopek ini, tiba - tiba mama kaget, dia melihat sebuah siluman hitam menempel di pipiku yang imut. dengan berperasaan mama sempat mengelap pipiku mama mengira itu sisa coklat, tapi ga bisa ilang juga, mama pun memandikanku dan menggosok dengan sabun, ternyata gak ilang jugaa. akhirnya mama pun putus asa dan berdoa semoga siluman hitam ini tidak membesar seperti TOMPEL yang berwarna hitam timbul dan berbulu.
awalnya jujur saja, aku ga pernah pede dengan siluman hitam ini, ditambah lagi dengan ejekan 3 kakak yang memang sangat tega mengejek ku. haha tapi aku mulai pede saat aku masuk TK, dan ada anak cowok di TK itu yang bernama YUDA yang bilang aku cantik, dan manis karena siluman hitam di pipiku ini. sejak saat itu sampai sekarang aku justru bangga dengan siluman Hitam ini. dan lebih terkesan unik aja kan? hahahaha :D
tetapi sampai sekarang 3 kakak sayang yang aneh unik dan agak gak terarah itu tetep aja ngejek, tapi santai aja karena aku tidak sehitam kulit mereka. hahahahaha :D
intinya tidak semua yang berbentuk hitam di wajah itu bukan karena taik lalat, emg udah pernah liat taiknya si lalat, jadi jangan berburuk sangka dengan si lalat kalau mereka bertaik disembarang tempat, ITU FITNAH!!! =D
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Labels
- ` (1)







